Langsung ke konten utama

*Sejuta Umat Part 1



Feb 9th, 2012


Si kuning yang terkenal dengan “sejuta umat” jurusan ciputat – lebak bulus, siapa yang tak mengenalnya. Hampir sebagian orang di wilayah Ciputat mengenalnya. Jejalan penumpang yang bergelantungan dan mati-matian menghirup oksigen yang terkalahkan oleh karbondioksida yang berada di dalam koantas bima itu, teriakan si kondektur “tat blus…tat blus…ciputat.. lebak bulus”, sudah menjadi ciri khas koantas bima kuning itu.
Sebenarnya bukan hanya koantas bima tersebut yang berwarna kuning tapi ada beberapa koantas bima lain yang berwarna kuning. Yang membedakannya ialah dalam menampung penumpang dan tentunya trayek yang dilaluinya. 
Koantas bima kuning itu telah menjadi idola para mahasiswa. Idola dalam arti bukan sebenarnya. Jika ada transportasi alternatif lain sesuai tujuan mereka, mungkin mereka akan memilihnya. Tapi apa boleh buat, apapun resiko yang harus mereka dapatkan, koantas bima itu selalu menjadi rebutan. Bukan hanya kalangan mahasiswa, tapi anak sekolah, ibu rumah tangga, pedagang asongan bahkan pegawai kantoran pun ikut bergelayutan dalam koantas bima itu. Sungguh sejuta umat.
Selain itu, selalu saja ada cerita tersendiri dari koantas bima itu. Cerita lucu, menjengkelkan bahkan menakutkan. Meskipun begitu, mobil itu tetap menjadi pilihan sejuta umat. Dapat dilihat dari penumpang yang tak pernah sepi dalam mobil itu. Mobil itu telah berjasa mengantarkan sejuta umat ke tujuan merka masing-masing.

The Awesome Public Transportation

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tegal.... The Awesome Journey

Jum'at 31 Januari 2013,Tegal merupakan salah satu tujuan kami pada akhirnya. Sebelumnya kami sempat bingung untuk memilih tempat tujuan dikarenakan tujuan semula yang telah direncanakan tiba-tiba ada sedikit kendala yang menyebabkan kami harus mencari tempat tujuan lain. Pukul 15.30 setelah sholat ashar kami meninggalkan mesjid fathullah yang kami jadikan sebagai tempat untuk berkumpul. Sekitar 17 0rang yang mengikuti perjalanan ini. Tujuan kami mengadakan perjalanan ini adalah sebagai salah satu program dari sebuah kumpulan alumni dan senior dalam sebuah organisasi mesjid. Ini bukan sekedar jalan-jalan biasa tapi merupakan jalan-jalan inspiratif. Kami berusaha mengunjungi tempat-tempat yang memiliki kisah-kisah inspiratif buat kami bukan sekedar jalan-jalan ke tempat-tempat wisata dan bersantai. Sekitar pukul 01.30 dini hari kami tiba di kediaman Kak Rodiyanto, salah satu alumni kami. Pagi harinya kami mengunjungi sebuah tempat. Ini merupakan kediaman seorang dalang terken...
Jan 13 th , 2014 *Tunggu … Aku Kembali* (janji seorang wanita) Saat suram menerpa ku Kehampaan menyelimutiku Sosok asing nampak di hadapanku Dengan penuh Tanya Aneh Saat kau datang dalam hidup ku Kau tak tahu siapa dirimu Bahkan apa dirimu Apalagi diriku Kau … Menemuiku dalam kebimbangan dirimu Menatapku dalam polosnya dirimu Tapi Ku merasakan kehangatan dalam dirimu Kau tak mengetahui itu Karena kau tak pernah mendapatkannya Aku tahu bagaimana caraku untuk tersenyum bahkan tertawa Saat bersamamu Maaf kan aku telah meninggalkan mu Aku tak tahu kau akan sakit seperti ini Maaf kan aku telah menyuruhmu Aku tak tahu kau akan menunggu ku seperti ini Kini kau boleh berhenti menunggu ku Aku telah kembali Aku ada di hadapan mu Tapi mungkin hanya untuk sementera ini Kita tak mungkin bersama Jalan kita berbeda Terima kasih atas yang telah kau lakukan untukku Terima kasih telah menjadi pangeran impian ku Terim...
Jan 13 th , 2014 *Ku Menunggu Mu* (Janji seorang Pria) Ada saat dimana aku tak mengenal diriku Tak mengerti bagaimana perasaan ku Asing dengan rupa ku Bahkan tak tahu siapa aku Entah sejak kapan Yang ku tahu hanya sunyi, sepi, sendiri Hidupku penuh dengan kesakitan Menunggu sesuatu yang ku sendiri tak tahu Saat mentari menyapa Ku hanya memandanginya Berharap rembulan segera datang Entah untuk apa Sebelum kau datang, hanya itu yang ku lalui Entah sejak kapan Sebelum kau datang, aku hanya menghitung detik Entah sampai kapan Kau datang dengan seluruh keberanianmu Memberi kehangatan dalam dinginnya hidup ku Mengulurkan tanganmu penuh kasih sayang Membiaskan senyummu yang sempat hilang Aku mulai merasakan Aku mulai mengerti Meski hanya pada mu Meski hanya untuk mu Aku bisa merasakan detak jantung ku Saat bersama mu Aku bisa merasakan senang dan sedih ku Saat bersama mu Meski aku masih sedikit bimbang apa dir...