Augst 28th, 2012
Sudah beberapa hari, bus yang terkenal dengan julukan ‘bus sejuta umat’ terlihat normal dalam menampung penumpang. Layaknya bus – bus lain, hanya segelintir orang yang terlihat bergelayutan tak mendapat tempat duduk. Selain itu, tak terlihat pula sesakan orang-orang yang berusaha mencari posisi aman untuk leluasa mendapatkan oksigen.
Tapi,
kali ini, detik ini, saya berada dalam jejalan orang-orang yang berusaha berebut
oksigen dan selalu mementingkan diri mereka sendiri, asalkan posisi mereka aman
dan nyaman. Hmmm…. baru beberapa hari saya memuji-muji bus ini, tapi sekarang
kenyataanya …. hufftt….. sesak, sumpek, panas. Hari ini ‘sejuta umat’ telah
kembali pada jati dirinya. Mungkin memang seperti itulah dia, sudah menjadi
ciri khas ‘sejuta umat’.
Awal
mula mengenal ‘sejuta umat’ ketika saya akan mengikuti ujian masuk perguruan
tinggi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Aneh …sekaligus shock pertama kali saya lihat bus itu. Saya kira hanya beberapa bus saja yang menampung penumpang
melebihi kuota, tapi semua bus itu melakukan hal yang sama. Rasa kesal
sekaligus sesak menyelimuti saya pada saat itu, pertama kali naik bus ‘sejuta
umat’. “Gak akan naik bus ini lagi deh, sumpek dan panas,” gerutu saya dalam
hati pada saat itu. Tapi itu semua gak mungkin kalau selalu lewat jalur
yang sama.
Tak
disangka, lama – kelamaam saya mendapatkan hal yang buat terkesan dengan bus
itu. Selalu saja ada cerita yang bisa disampaikan ketika saya naik bus itu,
bahkan saya bisa selalu mendengar cerita teman-teman tentang bus itu. Dari cerita
menyebalkan, menyenangkan sampai cerita lucu selalu tercipta di dalam bus itu.
Tingkah sang supir, sang kondektur, para penumpang bahkan para pengamen yang
selalu menghiasi dan melengkapi suasana bus itu.
Yah,
kalau diingat-ingat…sudah tiga tahun saya mengenal bus itu. Bisa dibilang kalau saya sudah mafhum mengenai bus itu, meski masih sedikit bingung untuk
mengidentifikasikan tindakan kriminal yang sering terjadi. Tapi itu gak terlalu
jadi masalah, asalkan selalu waspada.
Harapan
setiap kali naik bus itu, saya akan mendapatkan hal – hal yang membuat takjub
dan menambah ketertarikan pada bus itu. Tapi yang jelas bukan hal – hal yang
berbau kriminal. Setiap cerita itu, akan menjadi pelengkap kisah hidup saya.
I have had a marvelous time when I've thought positive thinking about everything on the bus. I always wait for it ...... :) :) :)
I have had a marvelous time when I've thought positive thinking about everything on the bus. I always wait for it ...... :) :) :)

Komentar
Posting Komentar