Ada saat dimana aku tak mengenal diriku
Tak mengerti bagaimana perasaanku
Asing dengan rupaku
Bahkan tak tahu siapa aku
Entah sejak kapan
Yang ku tahu hanya sunyi, sepi, sendiri
Hidupku penuh dengan kesakitan
Menunggu sesuatu yang ku sendiri tak tahu
Saat mentari menyapa
Ku hanya memandanginya
Berharap rembulan segera datang
Entah untuk apa
Sebelum kau datang, hanya itu yang ku lalui
Entah sejak kapan
Sebelum kau datang, aku hanya menghitung detik
Entah sampai kapan
Kau datang dengan seluruh keberanianmu
Memberi kehangatan dalam dinginnya hidupku
Mengulurkan tanganmu penuh kasih sayang
Membiaskan senyummu yang sempat hilang
Aku mulai merasakan
Aku mulai mengerti
Meski hanya padamu
Meski hanya untukmu
Aku bisa merasakan detak jantungku
Saat bersamamu
Aku bisa merasakan senang dan sedihku
Saat bersamamu
Meski aku masih sedikit bimbang apa diriku
Tapi itu telah membuatku sedikit hidup
Kini aku bingung
Bukan…!!!
bukan tentang aku
Tapi dirimu
Aku merasa sakit
Kau katakan kau pergi
Kau katakan kau benci
Tapi kau mengatakan maaf padaku
Kenapa …???
Apa yang terjadi padamu
Apa yang harus ku lakukan
Hatiku mengatakan,”jangan pergi”
Tapi ku tak tahu bagaimana melarangmu
Pergi… hilang…
Sunyi, sepi, sendiri
Tapi aku tetap merasakan kehadiranmu setiap hembusan nafasku
Aku melihat dirimu dalam pejaman mataku
Aku hidup bersama detak jantungmu
Aku hidup dalam kehangatan aliran darahmu
Aku bisa merasakan kau akan kembali padaku
Aku disini menunggumu karena kau ingin ku menunggu
Itu janjiku …
Jan 13th,
2014

Komentar
Posting Komentar